Analisis Volume Antar Sesi Latihan Terhadap Respons Fisiologis Dan Persepsi Usaha Atlet Karate Kumite
Abstract
Perbedaan karakteristik sesi latihan fisik, teknik, dan taktik dalam karate kumite berpotensi menimbulkan variasi respon fisiologis dan persepsi usaha atlet. Namun pemantauan beban latihan pada karate kumite masih belum mampu menjelaskan secara komprehensif perbedaan respon internal antar sesi latihan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan respon fisiologis dan persepsi usaha yang dihasilkan dari volume latihan pada sesi fisik, teknik, dan taktik atlet karate kumite . Studi menggunakan desain deskriptif kuantitatif non-eksperimental dengan melibatkan 12 atlet kategori Kadet-Junior . Beban fisiologis diukur menggunakan Banister TRIMPS berbasis denyut jantung, sedangkan persepsi usaha menggunakan skala Borg CR-10 yang dikonversi menjadi session-RPE . Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif , Repeated Measures ANOVA, dan korelasi Pearson pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya perbedaan beban fisiologis yang signifikan antara sesi fisik dan taktik (p = 0,031) serta teknik dan taktik (p = 0,037), sedangkan fisik dan teknik tidak berbeda artinya. Nilai TRIMPS tertinggi terdapat pada sesi fisik (52,09 ± 11,08) dan teknik (51,92 ± 11,31), sedangkan sesi taktik lebih rendah (41,54 ± 7,47). Sebaliknya, RPE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar sesi meskipun sebagian besar atlet melaporkan intensitas sedang-tinggi. Korelasi antara TRIMPS dan RPE bervariasi dari lemah hingga sangat kuat tergantung konteks sesi latihan.
Kata Kunci: Karate, Persepsi Usaha, Respon Fisiologis, Volume Antar Sesi
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


